
CIREBON, UIN Siber Cirebon — Pengalaman belajar mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus memahami berbagai bentuk pelayanan dan kegiatan keagamaan.
Hal tersebut dirasakan oleh lima mahasiswa PPL AFI yang ditempatkan di KUA Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Pada Kamis (17/9/2026), mereka turut terlibat dalam mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Kejaksan.

Dengan arahan pihak KUA dan panitia, mahasiswa membantu sejumlah tugas teknis untuk mendukung kelancaran kegiatan. Keterlibatan tersebut meliputi rekapitulasi nilai, pemanggilan peserta, serta dokumentasi selama pelaksanaan MTQ.
Salah satu tugas mahasiswa adalah membantu sebagai tabulator atau perekap nilai. Dalam tugas tersebut, mahasiswa membantu mengumpulkan dan menyusun nilai dari para dewan hakim sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan panitia. Tugas ini membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian karena data yang direkap berkaitan dengan hasil penilaian peserta.
Mahasiswa juga bertugas sebagai call keeper, yaitu membantu memanggil dan mengarahkan peserta sebelum tampil. Mereka memastikan peserta yang akan mengikuti perlombaan telah siap dan berada sesuai urutan yang ditentukan. Dari tugas ini, mahasiswa belajar membangun komunikasi yang efektif serta berkoordinasi dengan panitia agar pelaksanaan perlombaan berjalan tertib.
Selain mendukung teknis perlombaan, mahasiswa PPL AFI turut membantu dokumentasi kegiatan. Berbagai rangkaian MTQ, mulai dari pembukaan, proses perlombaan, aktivitas peserta dan dewan hakim hingga suasana kegiatan, didokumentasikan dalam bentuk foto dan video. Dokumentasi tersebut dapat menjadi arsip kegiatan sekaligus mendukung kebutuhan publikasi dan syiar melalui media digital.

Keterlibatan dalam MTQ memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses persiapan dan pelaksanaan sebuah kegiatan keagamaan. Mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas yang diberikan, tetapi juga belajar beradaptasi dengan kondisi lapangan, bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan berbagai pihak, serta menyelesaikan pekerjaan secara bertanggung jawab.
Salah seorang mahasiswa PPL AFI mengungkapkan bahwa keterlibatan dalam MTQ memberikan pengalaman berbeda selama menjalani praktik di KUA Kecamatan Kejaksan.
“Selama PPL kami tidak hanya belajar mengenai administrasi di KUA, tetapi juga mendapat kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan keagamaan masyarakat. Dari MTQ ini kami belajar tentang kerja sama, komunikasi, ketelitian, dan bagaimana menjalankan tugas sesuai arahan panitia,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa AFI untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan realitas sosial-keagamaan. Nilai-nilai keislaman yang dipelajari dalam perkuliahan dapat ditemui secara langsung melalui berbagai aktivitas keagamaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain pengalaman dalam kegiatan keagamaan, keterlibatan dalam kepanitiaan juga membantu mahasiswa mengembangkan sejumlah keterampilan praktis, seperti komunikasi, kerja sama tim, pengelolaan waktu, pengolahan data, serta dokumentasi kegiatan. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Keterlibatan lima mahasiswa PPL AFI dalam MTQ Kecamatan Kejaksan menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal dinamika kegiatan keagamaan sekaligus memahami peran KUA dalam mendukung pelayanan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Bagi mahasiswa AFI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga kemampuan untuk berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata di lingkungan masyarakat.
Dari ruang kelas menuju ruang pengabdian, PPL menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman dan memahami secara langsung bagaimana nilai-nilai akademik dapat diterapkan dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.